About Me

followers

Rabu, 16 Maret 2011

TUGAS INDIVIDU PENGANTAR MANAJEMEN DAN BISNIS


1.    Mengambil suatu keputusan adalah bagian kunci dari seorang manajer ,  karena arti dari manajemen sendiri adalah mengerjakan dan mengatur untuk mencapai tujuan
organisasi   . Dengan mengambil keputusan yang benar maka akan tercapai sasaran secara efektif dan efisien . Efektif berarti bahwa tujuan dapat dicapai sesuai dengan perencanaan, sementara efisien berarti bahwa tugas yang ada dilaksanakan secara benar, terorganisir, dan sesuai dengan jadwal .


2.    a.  Manajer  yang  baik  kadangkala  melakukan keputusan yang buruk karena komunikasi yang kurang baik . Para manajer bergantung kepada keterampilan berkomunikasi mereka dalam memperoleh informasi yang diperlukan dalam proses perumusan keputusan, demikian pula untuk mensosialisasikan hasil keputusan tersebut kepada pihak-pihak lain. Riset membuktikan bahwa manajer menghabiskan waktu sebanyak 80 persen dari total waktu kerjanya untuk interaksi verbal dengan orang lain.

b. Cara manajer dapat meningkatkan keahliannya dalam pengambilan keputusan yaitu dengan menggunakan sistem pendukung keputusan atau Decision Support System (DSS) . DSS merupakan sebuah alat bantu yang menggunakan aplikasi sistem informasi berbasis komputer .DSS ini digunakan manajer untuk memecahkan masalah semi strukturb, dimana manajer dan komputeer harus bekerja sama sebagai tim pemecah masalah dalam memecahkan masalah yang berada di area semi struktur.

Tujuan dari DSS adalah sebagi berikut :
Ø   Membantu manajer membuat keputusan untuk memecahkan masalah semi struktur .
Ø  Mendukung penilaian manajerbukan mencoba menggantikannya.
Ø  Meningkatkan efektifitas pengambil keputusan manajerdari pada efisiensinya.

   
3.    >   Keputusan yang terprogram : keptusan yang diambil berdasarkan kebiasaan , peraturan dan prosedur . Keputusan terprogram ini biasanya diperlukan berbagai masalah yang sering terjadi berulang-ulang kali dan rutin , seperti pengambilan keputusan pembayaran gaji seorang karyawan baru dan keputusan tentang berapa banyak persediaan yang harus dipersediakaan untuk suatu produk.





Ø  Keputusan tak terprogram : keputusan untuk mengahadapi masalah unik atau khusus  .Bila suatu masalah  tidak cukup sering terjadi sehingga sering melakukan perlakuan khusus maka maslah itu harus ditangani dengan keputusan yang tidak terprogram , seperti apa yang harus dilakukan atas suatu produk yang gagal,bagaimana memperbaiki hubungan dengan mayarakat, bagaimana mengahadapi pesaing yang memasuki pasar.

Ø  Keputusan yang terstruktur :  dapat dikatakan terprogramkan, dalam arti bahwa aturan keputusan yang tidak ambiguous (rangkap) akan ditentukan selanjutnya.

Ø   Kaputusan tak berstruktur  : dikatakan tidak terprogramkan. Keterstrukturan keputusan terprogramkan menjaga rutin harian dan seringkali diulang ; keputusan yang tidak terstruktur membuat jarang terjadi dan tidak rutin harian.Beberapa keputusan akan lebih mudah tepat ke dalam klasifikasi ini, tetapi banyak keputusan adalah lebih atau sedikit terstruktur dan beberapa elemen terprogramkan dan beberapa tidak.
4.   Situasi manajer dalam mengambil keputusan dalam hal ini manajer harus mempertimbangkan, berpikir, menaksir, memilih dan memprediksi sesuatu. Pilihan atau alternatif yang dihadapi oleh setiap orang seringkali berlainan, demikian pula dalam hal akibat, risiko maupun keuntungan dari pilihan yang diambilnya. Hal seperti ini jelas sekali pada gilirannya akan membuat situasi pengambilan keputusan antara individu yang satu dengan individu yang lain akan berbeda. Situasi pengambilan keputusan yang dihadapi seseorang akan mempengaruhi keberhasilan suatu pengambilan keputusan.
5.  budaya adalah karya, rasa dan cipta masyarakat. Budaya adalah sesuatu yang kompleks yang  mencakup pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat-istiadat dan kemampuan-kemampuan serta kebiasaan-kebiasaan yang didapatkan oleh manusia sebagai anggota masyarakat . budaya memiliki tujuh komponen, yaitu:
a. Peralatan dan perlengkapan hidup manusia, seperti pakaian, rumah dll.
b. Mata pencarian hidup, seperti pertanian, peternakan dll.
c. Sistem kemasyarakatan, seperti kekerabatan, perkawinan dll.
d. Bahasa, seperti bahasa lisan dan tulisan.
e. Kesenian, seperti seni rupa, seni suara dll.
f. Sistem pengetahuan, seperti membaca, diskusi dll.
g. Religi, seperti sistem kepercayaan.

Jadi budaya juga dapat mempengaruhi pengambilan keputusan yang berhubungan dengan komponen-komponen diatas

2 comments:

SintongFDN mengatakan...

ijin nyimak ya kk

Diana Rahmi mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.